Monday, May 7, 2018

Garena AOV Menjadi game Terpilih di ASIAN Games

Menarik! setidaknya kata itulah yang sanggup menggambarkan perasaan serta hati dari penulis, menanggapi tentang masuknya salah satu video games dalam ajang olahraga bergengsi se Asia, yaitu Asian Games. Arena of  Valor atau AoV masuk Asian Games untuk jadi salah satu cabang yang dipertandingkan.
AOV Jadi Bagian SEA GAMES
AOV Masuk Asian Game

Ini merupakan sebuah prestasi yang luar biasa untuk perkembangan dunia esport, mengingat banyak pihak yang tidak setuju kalau video game atau esport dianggap sebagai sebuah olahraga. Namun yang menjadi pertanyaan juga, kenapa AoVmasuk Asian Games? Kenapa bukan seperti Counter Strike, Starcraft II atau Dota 2?

Kita tahu bahwa Counter Strike yang sudah menjadi perlombaan sejak tahun 2000 silam pada acara-acara besar seperti WCG, ESL, ESWC atau Dreamhack? Atau Dota yang memiliki turnamen besar sekelas The Internationals dengan hadiah puluhan juta dollar Amerika.

Kita sendiri juga tahu betul bahwa game-game yang kita sebutkan tadi, merupakan game yang sudah ada sejak lama dan basis pendukungnya pun cukup kuat.
Pada saat admin java tekno coba klarifikasi ke pihak Garena, mereka tidak memberikan komentar berarti tentang hal ini dan juga pemberitaan yang sudah diberitakan Ligagame melalui situs portal beritanya. Kita justru mendapatkan kabar ini pertama dari Ligagame.

AOV masuk asian games

Menurut Liga game sendiri juga bahwa alasan AoV masuk Asian Games, karena AoV lebih banyak digemari di kawasan Asia. Oleh karena itu federasi esport Asia yang bermarkas di Hongkong memutuskan untuk memilih AoV ketimbang game lain sejenis seperti, Vainglory atau bahkan Mobile Legends.

AoV sendiri sudah dimainkan di lebih dari 85 negara di seluruh dunia, itu juga merupakan salah satu poin penting tentang kenapa IeSFmemilih AoV, sebagai salah satu title video games yang akan dipertandingkan nanti di Asian Games 2018. AoV juga dianggap memiliki struktur yang cukup memadai dalam penyelenggaraan turnament, baik amatir hingga profesional.

Sebagai tambahan yang perlu diingat bahwa AoV dalam Asian Games 2018 ini masih dipertandingkan sebagai cabang Olah Raga eksebisi, berarti tidak akan ada medali yang diperebutkan. Baru pada tahun 2022 nanti jika memang diputuskan menjadi salah satu cabang resmi, maka pemainnya akan memperebutkan medali.


Ini merupakan standar resmi yang ditetapkan oleh Olympic Council of Asiaatau yang disingkat dengan sebutan OCA. Semoga dengan adanya hal ini yaitu AoVmasuk Asian Games akan menjadi titik terang serta langkah awal besar, bahwa esport sudah mulai bisa diterima disemua kalangan.
Bagaimana pendapat kalian tentang hal ini? Tuliskan pada kolom komentar ya, lalu jangan lupa share artikel ini dan tag teman bermain video games kalian, karena siapa tahu kalian lah atlit yang bisa membanggakan Indonesia.

0 on: "Garena AOV Menjadi game Terpilih di ASIAN Games"